Membuat Paspor

Berencana ke luar negeri? Siapkan dokumen ini: paspor. Wujudnya sih hanya buku berukuran kecil. Tapi, fungsinya amat penting. Untuk memesan tiket pesawat. Untuk masuk ke negara asing yang jadi tujuan. Untuk identitas diri selama berada di negeri orang. Dan tentu saja untuk bisa kembali ke negeri sendiri.

Pengajuan Daring atau Luring?

Pengisian formulir dan penyerahan dokumen pendukung konon bisa dilakukan secara daring. Tapi, waktu saya mau buat paspor, layanan tersebut sedang dinonaktifkan. Alhasil saya harus pergi ke kantor imigrasi.

Kantor Imigrasi yang Mana?

Pemilihan kantor imigrasi tidak mesti yang berada di wilayah domisili, kok. Boleh yang satu wilayah dengan kantor.

Mengantre
Di mana-mana, urusan mengantre itu penting supayĆ  semua yang berkepentingan dapat dilayani dengan baik. Nah, kantor imigrasi memberi layanan pengambilan nomor antrean lewat WA. Nomor WA kantor imigrasi bisa dilihat di situs kantor bersangkutan.

Saya memutuskan mencoba layanan itu. Namun, ternyata tidak bermanfaat. Kenyataannya, ketika datang di jam yang ditentukan, orang sudah berjubel. Antrean sudah panjang. Saya dapat nomor antrean mengikuti nomor mereka yang datang langsung. Saya tidak sendiri. Seorang ibu dan seorang pemuda mengalami hal yang sama. Alhasil, kami Nyaris seharian di kantor imigrasi. Apalagi jam layanan terpotong waktu ishoma.

Makin Pagi Datang, Makin Cepat Pulang
Sebisa mungkin datang pagi biar cepat isi formulir, biar dapat nomor antrean kecil. Ini berlaku untuk pengajuan pembuatan dan pengambilan paspor.


Bawa Apa Saja?
Fotokopi dokumen KK, KTP, akte pernikahan, akte kelahiran, alat tulis mesti dibawa. Pemohon berstatus karyawan wajib bawa surat keterangan bekerja dari perusahaan.

Wawancara
Pemohon akan dipanggil berdasarkan nomor urut. Petugas akan memeriksa sekali lagi kelengkapan. Kemudian menanyakan alasan membuat paspor. Jika dianggap tidak ada masalah, siap difoto dan diambil sidik jari. Untuk sesi foto, pemohon sebaiknya pakai baju berkerah.


Pembayaran
Selesai difoto, pemohon diberi selembar Tanda Bukti Berkas Permohonan Paspor RI yang memuat nomor aplikasi dan nomor WA untuk cek status permohonan dan kode bayar biaya. Biaya yang saya keluarkan untuk paspor 48 halaman adalah Rp355.000.


Pembayaran dilakukan via ATM. Setelah bayar, kita akan diberi tahu kapan dapat mengambil paspor. Pastikan kamu membawa Tanda Bukti Berkas Permohonan Paspor RI, bukti transfer, dan dokumen lainnya untuk jaga-jaga.

Pengambilan Paspor
Ambil nomor antrean dengan cara mengisi 6 digit terakhir nomor permohonan di mesin yang tersedia. Setelah dipanggil, paspor akan diberikan dan pemilik paspor dimintai tanda tangan tanda pengambilan.


Selamat membuat paspor!

Tidak ada komentar