Jumat, 18 September 2015

Buku Rohani Anak: My Princess Bible



Kalau ngomongin princess, enggak ada habisnya. Kita para orangtua yang punya anak perempuan, sudah tahu, deh. Apalagi, Disney selalu punya ide untuk meramaikan dunia perfilman anak dengan tokoh-tokoh putri kerajaan yang energik, anggun, pandai, dan jelita.

Sudah tahu, dong, rengekan seperti ini, "Mami, aku mau beli buku princess Sofia." 

"Bunda, beliin aku baju Elsa."

"Mama, aku belum punya sepatu Ariel."

Dan masih banyak lagi permintaan lainnya, yang berhubungan dengan princess.
 
Kalau dilihat dari artinya, kata princess berarti putri raja. Jadi, seseorang mendapat gelar princess karena ia keturunan raja. Namun, ada juga orang biasa yang diberi gelar princess karena menikah dengan anggota kerajaan. Di kehidupan nyata, ada Grace Kelly, Diana dan Kate Middleton, sedangkan di film Disney ada Mulan, Tiana dan Sofia.

Gelar 'putri' saja tidak cukup. Harus dibarengi dengan sikap seorang putri. Anggun, bertutur kata halus, berperilaku sopan, berwawasan luas, ramah, baik hati, ... pokoknya semua yang baik-baik harus ada dalam diri seorang putri. Seorang putri harus bisa jadi teladan bagi rakyat. Itu sebabnya, putri-putri (keturunan raja), apalagi orang biasa yang akan jadi anggota kerajaan, harus belajar tentang royal etiquette.

Itulah yang diangkat oleh penulis buku My Princess Bible, Andy Holmes. Semua anak perempuan kita adalah putri raja, sang Raja dari segala raja. Supaya tidak sekadar menyandang gelar, mereka harus tahu "royal etiquette" yang ada di Alkitab. Yang mengajar adalah para tokoh perempuan di Alkitab, yang sudah terlebih dulu menjadi putri sang Raja. 

Apakah Anda termasuk orangtua yang mendukung kegandrungan anak-anak perempuan Anda terhadap princess-princess Disney? Dukung mereka juga dong meneladani karakter positif princess-princess di Alkitab. Yuk, ah, kita kenalkan kepada mereka.


68 halaman, Rp69.000, terbitan BPK Gunung Mulia





Keistimewaan buku ini:
1. Mengenalkan karakter-karakter positif putri raja menurut firman Tuhan.
2. Mengenalkan tokoh-tokoh perempuan berpengaruh di dalam Alkitab.
3. Penceritaan unik karena narasi disajikan dalam bentuk rima.
4. Kalimatnya pendek-pendek sehingga cocok dibaca oleh anak TK sampai kelas 2 SD.
5. Bilingual. Ada bahasa Indonesia dan Inggris.
6. Menggunakan kertas tebal sehingga tidak mudah lecek.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar