Rabu, 03 Agustus 2016

Nobar, Kegiatan Favorit Keluarga Kami

“Ini hari Jumat, ya?” Itu pertanyaan-nyaris-rutin anak saya. Ia akan bersorak, “Yes!” begitu saya mengangguk. Soalnya, ia tidak perlu ke sekolah, membawa tas trolley berisi sejibun buku pelajaran. Dan, yang paling menggembirakan baginya adalah it's family time. Saatnya menikmati kebersamaan dengan keluarga telah tiba karena orangtuanya tidak ngantor.

Nginap di rumah nenek, jalan-jalan ke toko buku, bermain di taman umum, bermain di tempat rekreasi, nonton film adalah beberapa kegiatan akhir pekan kami. Namun, jika dibuat jadi daftar, menonton film bareng-bareng (nobar) berada di urutan teratas.Yes, we are a big-fan-of-movies family. Kami sangat suka nonton film. Meskipun demikian, tetap ada aturan menonton, lho, di rumah kami.

O, iya, nontonnya sih lebih sering di rumah, ketimbang di bioskop. Nobar di rumah lebih hemat dan praktis. Selain itu, film anak-anak tidak setiap saat tayang di bioskop, kan.

Manfaat Nobar 
Nobar itu banyak manfaat. Tidak hanya bagi anak, tetapi juga bagi kami, orangtuanya. Empat di antaranya adalah ini:

1. Melatih Kesabaran
Masing-masing dari kami punya selera film sendiri. Namun, saat anak bilang, “Nonton film, yuk,” saya dan suami sudah tentu ngikut selera anak: nonton film anak-anak, bukan nonton film horor, film laga sarat senjata dan pertumpahan darah, atau film percintaan antara laki-laki dan perempuan.

Namanya anak-anak, saat sedang gandrung sama satu film, maunya nonton film yang itu-itu saja. Gak bosan-bosannya. Sebaliknya, kami sangat bosan. Ada kalanya anak bersikeras pada kemauannya meskipun sudah dibujuk untuk nonton film yang lain. Kalau sudah begitu, kami sebagai orangtua yang harus bersabar dan mengalah.

2. Melatih Kebiasaan Bermusyawah
“Kita nonton Zootopia, yuk,” usul saya.

“Enggak, ah. Aikatsu aja,” tangkis anak saya.

“Lebih seru Zootopia. Banyak binatangnya.”

Anak berpikir. Kemudian, “Ya sudah, deh. Tapi, besok nonton Aikatsu, ya.”

Kami pun bersepakat.

3. Belajar (Lagi) Nilai-nilai Dasar Kehidupan
Katakan maaf jika berbuat salah. Ucapkan tolong kala meminta bantuan. Ber-terima kasih saat mendapat pemberian yang baik. Kita orangtua pasti mengajarkan ketiga hal tersebut kepada anak sejak ia masih kecil, kan?

Kita pun diajarkan demikian di masa kanak-kanak. Nyatanya, setelah dewasa, kita sendiri sering lalai mempraktikkan. Saya pun demikian. Dengan menonton film anak-anak yang sarat nilai-nilai baik tersebut, kami sama-sama diingatkan lagi. Syukurlah, Princess Sofia The First jadi salah satu film favorit anak saya.

4. Belajar Berimajinasi
Benda mati, seperti mainan, bisa hidup dan bicara satu dengan yang lain. Manusia bisa berbicara dengan binatang. Anak kecil punya kekuatan super. Hal-hal ajaib semacam itu sering kita temui dalam film anak-anak.



Dengan imajinasi, sesuatu yang tampaknya tidak mungkin, dimungkinkan. Penemuan, misalnya, adalah hasil imajinasi sang penemunya.



Nobar Seru
Nobar film gak mesti di bioskop kok. Memang sih kalau di bioskop layarnya lebih lebar. Audionya juga lebih mantap. Tapi, nobar di rumah juga bisa seru. Ini yang perlu diperhatikan, selain memilih filmnya.

1. Kudapan 
Kudapan bioskop identik dengan popcorn. Kita juga bisa bikin popcorn di rumah. Tapi, kalau gak ada, sediakan saja kudapan lain. Biskuit Oatbits, misalnya. Berbahan dasar gandum asli yang jadi sumber serat. Variannya ada tujuh. Ada yang pakai potongan stroberi. Ada pula yang pakai kismis dan kacang hijau. Oat 8 Almond dilengkapi kacang almond.


2. Matikan Gadget
Namanya juga family time. Plus nonton. Jadi, harus konsentrasi dan fokus. Matikan dulu deh HP atau gadget lainnya supaya tidak ketinggalan cerita yang bisa dijadikan bahan obrolan (diskusi) dengan anak selesai nonton.

3. Tempat Nonton yang Nyaman
Enaknya nonton di rumah, kita bisa nonton sambil meluk bantal, atau baring di tempat tidur sambil berangkulan dengan orang-orang tercinta. Kurang apalagi coba?

Bagaimana dengan Bunda dan Ayah? Apa kegiatan keluarga favorit Anda?


8 komentar:

  1. Aku suka nobar sama anak tapi di rumah. Kalo di bioskop belum nyoba. Pengen juga sih sebenarnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak Rahmi, kami juga seringnya nobar di rumah, kok. Di bioskop hanya sesekali saja. Di rumah lebih hemat dan ringkas. Lagi pula, di bioskop tidak selalu ada film anak-anak, kan.

      Hapus
  2. Waah senengnya ya bisa menghabiskan waktu family time dengan nobar.Kalau kami lebih suka jalan-jalan kalau weekend.Ke taman...naik sepeda atau pakai sepatu roda.Pokoknya kegiatan outdoor mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Kegiatan outdoor itu juga menyenangkan. Cuma, ya itu tadi, kalau di daftar, nobar masuk urutan pertama :)

      Terima kasih sudi mampir :)

      Hapus
  3. Kami sekeluarga juga suka nobar. Kalo gak film di tv, ya di laptop. Wkwkwk... murah meriah tapi seru. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi Mbak. Bisa leyeh-leyeh juga. Gak pakai jaim :D terima kasih sudah mampir.

      Hapus
  4. yang paling setuju, matikan gadget. hehehe biar nonton lebih seru, ga keganggu ama notif di HP

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup yup yup. Terima kasih sudah mampir.

      Hapus