Kamis, 21 Juli 2016

Yang Serba 'Wow' di Hotel Morrisey



Pertengahan bulan Mei yang lalu, saya mendapat kesempatan menginap di hotel Morrisey dalam rangka pelatihan yang diadakan KPK RI dengan IKAPI Pusat.

Tiba di lobby depan, perasaan saya biasa-biasa saja. Tetapi, perasaan itu berubah total setelah saya melihat kamarnya dan menginap di sana selama 3 hari 2 malam. Kayak orang udik gitu, saya langsung ber-‘wow-wow’ dalam hati. Jaim sama teman sekamar yang baru kenalan :D

Iya, lho, saya memang jarang nginap di hotel yang very-comfy-dan-karena-itu-so-pasti-mihil macam Hotel Morrisey. Saya mikirnya gini. Kalau lebih banyak beraktivitas di luar hotel, mending cari yang murah. Jadi, uangnya bisa dipakai untuk yang lain. Tapi, kalau tujuannya memang hanya berleha-leha, menikmati fasilitas hotel, ya, enggak apa-apa nginap di hotel mahal. Tapi, teteup, kalau harus bayar sendiri, saya mah lebih milih nginap di hotel yang ekonomis saja. Yang penting, bersih.  Bersih dari yang jijikin dan nakutin.

Kamar yang Homy
Kamar yang saya tempati beda dari kamar hotel biasa. Menempati kamar itu seperti berada di rumah saja karena fasilitasnya lengkap. Untuk urusan makan, tidur, mandi, sampai menyeterika. Beneer



Masuk kamar, saya mendapati dapur mini di sisi kiri.  


Kepo, saya buka-buka kitchen set-nya. Wow! Tersedia peralatan dapur gitu. Mulai dari mug,  gelas, mangkuk, piring, pisau, sendok, gelas wine, sampai panci! 


Tersedia pula bak cuci piring, kompor gas tanam, pembakar roti, microwave, pemanas air, dan lemari es. Bawaan naluri ibu-ibu rumah tangga, langsung saya mikir. Kalau nginap di sini, tinggal bawa bahan-bahan makanan dari luar, bisa memasak sendiri. Hemat biaya makan siang dan malam di hotel, deh ... hahahaha.

Tersedia pula meja kerja yang bisa jadi meja rias para ibu dan nona. Soalnya, disediakan cermin.

Malas menonton siaran di TV kabel? Kalau punya DVD, bisa putar di DVD player. *Gak ngerti juga kenapa masih dikasih DVD player. Bukannya di TV kabel banyak banget film?
  
Serba Hitam Putih & Patung Anjing 

O, iya, selain warna putih dan hitam yang dominan, hal lain yang menarik perhatian saya adalah hiasan patung anjing. Gak hanya di kamar, tapi juga di koridor.  Posenya  sih lain-lain. Mungkin pemilik Hotel Morrisey penyuka anjing …. 


'Wow' Lagi, 'Wow' Lagi
Berapa biaya sewa kamarnya? Berhubung saya dapat gratisan, maka saya harus cari tahu lewat internet. Ternyata rate-nya berkisar 1 juta 150 ribu sampai dengan 2 juta per malam. Wow! 

Ada pengalaman mengagetkan. Gara-gara acara molor, kami, para peserta, telat keluarin barang dari kamar. Nah, pas mau masuk kamar, kartu gesek enggak berfungsi. Pintu kamar enggak bisa dibuka. Ternyata, sistemnya otomatis mengunci. Wow!  Jadi, kalau pada nginap di situ, jangan kaget ya. Turun aja lagi ke bawah, dan lapor ke meja pendaftaran, minta akses dibuka lagi. [Nancy]
----------------
Hotel Morrisey
Alamat:  Jalan KH Wahid Hasyim No.70
Kebon Sirih, Jakarta Pusat
Telepon: 021 29933333


1 komentar:

  1. Aduuhh kereen banget ini hotelnya.
    Monochrome semuaa.

    BalasHapus